Abstract
Loja Coffee Shop di Sangatta, Kutai Timur, mengalami fluktuasi penjualan akibat pesaing baru. Hasil identifikasi menunjukkan 10 faktor internal dan 10 faktor eksternal, dengan IFE 2,781 dan EFE 2,48. Analisis CPM menunjukkan keunggulan Loja dibandingkan De’Atake Cafe. Kuesioner pelanggan memberikan skor 24,37. Matriks IE menyarankan strategi bertahan. Analisis SWOT menghasilkan strategi SO, ST, WO, WT, dengan prioritas perluasan pasar, peningkatan pertumbuhan pasar, dan pemaksimalan keuntungan. Strategi perluasan melibatkan penambahan cabang/franchise di lokasi potensial. Kemitraan dengan pemerintah, pertumbuhan pasar online, pembayaran digital, dan promosi media sosial adalah strategi lainnya. Untuk maksimalkan keuntungan, Loja dapat melakukan upselling, diskon pada hari besar, dan penawaran bundle. Penting juga untuk menjaga kualitas cita rasa sebagai pembeda
Cite
CITATION STYLE
Pawitra, T., Rice Mellolo, P., & Widada, D. (2025). Analisis Strategi Pemasaran Coffee Shop Loja, Kota Sangatta, Kutai Timur Dengan Metode Swot Analysis. Jurnal Industri Samudra, 6(1), 46–56. https://doi.org/10.55377/jis.v6i1.12730
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.