Abstract
Perkembangan zaman meningkatkan kemampuan intelektual peserta didik namun diiringi melemahnya moral karena pendidikan lebih berfokus pada transfer pengetahuan daripada pembentukan karakter. Oleh sebab itu, diperlukan kajian mendalam terhadap hakikat pendidikan dalam perspektif Qur’an Tarbawi agar pendidikan kembali berlandaskan prinsip integral yang mencakup aspek spiritual, moral, dan intelektual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berjenis kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan hakikat pendidikan dalam al-Qur’an tergambar melalui tiga istilah: tarbiyah sebagai pembinaan (QS al-Isra’ 24), ta’lim sebagai pengajaran (QS ar-Rahman 1–4), dan ta’dib sebagai penanaman adab (QS al-Qalam 4). Hadits, seperti HR Bukhari No. 3190, turut menegaskan pendidikan sebagai proses pengajaran dan pembentukan adab. Secara luas, pendidikan adalah proses sepanjang hayat yang memengaruhi perkembangan menuju kedewasaan. Pendidikan Islam berlandaskan nilai-nilai ajaran Islam untuk membentuk insan beriman, berilmu, dan berakhlak, dengan karakteristik bersumber pada al-Qur’an dan Sunnah, holistik, berorientasi akhlak, serta berlangsung sepanjang hayat, serta memiliki urgensi pada akidah, akhlak, potensi, peran sosial, dan keseimbangan dunia–akhirat.
Cite
CITATION STYLE
Burhanuddin, N. (2025). Hakikat Pendidikan Perspektif Qur’an Tarbawi. Proceedings of Annual Islamic Conference for Learning and Management, 2, 760–774. https://doi.org/10.15642/aiclema.2025.2.760-774
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.