Gambaran ketahanan pangan keluarga selama pandemi covid-19 di kota Langsa

  • Azharina N
  • Marisa M
  • Saputra I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
92Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu sektor yang perlu diperhatikan selama masa pandemi COVID-19. Ketahanan pangan keluarga yang baik mengindikasikan status gizi keluarga tersebut. Peningkatan status gizi akan berdampak terhadap daya tahan tubuh seseorang dalam mencegah penularan penyakit. Penelitian ini memberikan gambaran ketahanan pangan keluarga selama pandemi COVID-19 dengan menggunakan metode penelitian deskriptif observasional. Pengambilan sampel menggunakan metode non-probability sampling dengan jenis snowball sampling yang dilakukan secara online dan melibatkan 436 responden di seluruh kecamatan Kota Langsa serta data diolah dengan menggunakan analisis univariat. Penelitian ini menunjukkan bahwa pandemi COVID-19 tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap ketahanan pangan di Kota Langsa dengan ditemukannya mayoritas keluarga di Kota Langsa berstatus tahan pangan (52,3%), pangsa pengeluaran pangan keluarga rendah yang mengindikasikan tingkat kesejahteraan tinggi, serta tingkat kecukupan gizi energi dan protein tergolong kelebihan dan normal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Azharina, N., Marisa, M., Saputra, I., Oktari, R. S., & Nauval, I. (2021). Gambaran ketahanan pangan keluarga selama pandemi covid-19 di kota Langsa. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 21(2). https://doi.org/10.24815/jks.v21i2.22471

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free