Abstract
Penelitian ini berangkat dari kasus pola asuh otoriter yang diterapkan oleh orang tua sehingga menyebabkan banyak persoalan pada perkembangan kepribadian anak. Pola asuh yang cenderung memaksa, mengikat, keras dan tidak memberikan kesempatan bagi anak untuk berbicara mengakibatkan anak tumbuh menjadi pribadi yang mengalami banyak permasalahan dalam dirinya, mulai dari permasalahan kepribadian, emosional, perilaku, hingga permasalahan pola belajar dan kemampuan akademik anak di sekolah. Berbagai permasalahan tersebut muncul akibat anak mengalami pembatasan dan tekanan berlebihan dalam lingkungan keluarga. Pola asuh otoriter tidak memberikan kenyamanan bagi anak kemudian anak mencari—menemuka kenyamanan tersebut di luar lingkungan rumah, baik di sekolah, mushalla, dan lingkungan bermainnya. Tidak hanya menemukan kenyamanan, anak juga cenderung berlama-lama ketika berada di luar rumah dan menunjukkan perilaku-perilaku yang berbeda bahkan perilaku yang tidak baik.
Cite
CITATION STYLE
Lailul Ilham. (2022). DAMPAK POLA ASUH OTORITER TERHADAP PEKEMBANGAN ANAK. Islamic EduKids, 4(2), 63–73. https://doi.org/10.20414/iek.v4i2.5976
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.