Abstract
Penelitian ini menganalisis tingkat keberhasilan perkuliahan Evaluasi Program dan Kebijakan Pendidikan Islam di UIN Alauddin Makassar dengan memanfaatkan kerangka evaluasi empat tingkat Kirkpatrick. Studi ini menerapkan metode kuantitatif deskriptif yang diperkaya dengan data kualitatif dari pertanyaan terbuka. Partisipan penelitian merupakan mahasiswa jenjang doktoral yang mengambil mata kuliah tersebut. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang mengacu pada empat dimensi Kirkpatrick: reaksi, pembelajaran, perilaku, dan hasil, kemudian dianalisis secara deskriptif. Temuan menunjukkan bahwa perkuliahan berjalan efektif pada seluruh dimensi. Dimensi reaksi menampilkan tanggapan sangat positif terhadap relevansi materi, metode pembelajaran, dan kompetensi dosen. Dimensi pembelajaran memperlihatkan peningkatan penguasaan konsep dan model evaluasi program serta kebijakan pendidikan Islam, terutama kerangka Kirkpatrick, beserta kemampuan menghubungkan teori dengan praktik evaluatif. Dimensi perilaku menunjukkan penerapan pemahaman evaluatif dalam aktivitas akademik seperti penyusunan analisis, penulisan ilmiah, dan perencanaan penelitian, meski tingkat penerapannya bervariasi. Dimensi hasil mengindikasikan dampak positif terhadap kesiapan mahasiswa melakukan evaluasi program dan kebijakan pendidikan Islam serta mendukung kualitas penelitian dan disertasi. Studi ini menyimpulkan bahwa kerangka Kirkpatrick sesuai dan dapat diterapkan untuk menilai perkuliahan di tingkat doktoral pendidikan Islam. Temuan ini berimplikasi pada penguatan sistem penilaian pembelajaran dan penjaminan mutu akademik di pendidikan tinggi keagamaan Islam.Penelitian ini menganalisis efektivitas perkuliahan Evaluasi Program dan Kebijakan Pendidikan Islam di UIN Alauddin Makassar menggunakan kerangka evaluasi empat tingkat Kirkpatrick. Metode kuantitatif deskriptif diterapkan dan diperkaya data kualitatif dari pertanyaan terbuka. Partisipan adalah 18 mahasiswa doktoral dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima tingkat yang mencakup empat dimensi: reaksi, pembelajaran, perilaku, dan hasil. Temuan menunjukkan perkuliahan efektif pada seluruh dimensi: reaksi (M=4,63; 92,50%), pembelajaran (M=4,31; 86,30%), dan hasil (M=4,38; 87,56%) berkategori sangat baik, sedangkan perilaku (M=4,07; 81,48%) berkategori baik. Transfer gap antara penguasaan konseptual dan implementasi praktis pada dimensi perilaku merupakan temuan kritis yang memerlukan respons pedagogis. Penelitian ini berkontribusi pada validasi dan ekspansi kerangka Kirkpatrick ke konteks pendidikan tinggi keagamaan Islam (PTKI) doktoral yang sebelumnya belum tereksplorasi, sekaligus menyediakan basis empiris bagi penguatan penjaminan mutu akademik di lingkungan PTKI.
Cite
CITATION STYLE
Budihartono, Sitti Mania, & Muhammad Nur Akbar Rasyid. (2026). Penerapan Model Kirkpatrick dalam Mengukur Efektivitas Pembelajaran Evaluasi Program dan Kebijakan Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan: Riset Dan Konseptual, 10(2), 358–369. https://doi.org/10.28926/riset_konseptual.v10i2.1480
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.