Kajian Penerapan Konsep Green City di Kelurahan Sekayu, Kota Semarang

  • Septiorini D
  • Pamurti A
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kota memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemanasan global. Pemanasan global salah satunya disebabkan oleh penggunaan energi listrik berlebih. Kelurahan Sekayu merupakan kawasan tengah kota Semarang yang memiliki aktivitas perdagangan, perkantoran dan pendidikan yang menggunakan energi listrik besar. Kota yang berkelanjutan dapat menggunakan konsep Green City. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji penerapan konsep Green City pada Kelurahan Sekayu. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik analisis skoring untuk 8 elemen green city. Hasil dari penelitian ini adalah Green Planning and Design dengan KDB belum semuanya sesuai dengan ketentuan, Green Open Space dengan luasan RTH yang sudah memadai. Sedangkan Green Waste tidak ada pengelolaan sampah 3R tetapi terdapat bank sampah dan Green Transportation terlayani transportasi umum BRT. Untuk Green Water  tidak ada pengolahan air, sedangkan Green Energy penggunaan energi terbarukan yang rendah. Green Building kurangnya penggunaan material ramah lingkungan dan Green Community tidak ada komunitas hijau. Berdasar skoring, penerapan konsep green city di Kelurahan Sekayu termasuk dalam kategori sedang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Septiorini, D., & Pamurti, A. A. (2023). Kajian Penerapan Konsep Green City di Kelurahan Sekayu, Kota Semarang. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 7(4), 1440–1450. https://doi.org/10.33379/gtech.v7i4.3192

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free