Abstract
Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia yang memiliki peran penting sebagai sumberdaya untuk mendukung potensi ekologis dan ekonomis masyarakat setempat. Akan tetapi, tekanan pencemaran yang diakibatkan oleh aktivitas masyarakat di sekitar danau terus bertambah. Penelitian ini memanfaatkan teknologi ONLIMO yang dikembangkan oleh Pusat Teknologi Lingkungan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi untuk meningkatkan kegiatan pemantauan kualitas air di Danau Toba. Penelitian ini bertujuan untuk monitoring kualitas air di Danau Toba dengan menggunakan sistem ONLIMO yang memanfaatkan teknologi telemetri dalam pengaplikasiannya. Data diambil pada bulan Desember 2017, di 2 lokasi stasiun pemantauan yaitu stasiun 1 (STO11 di Toba Marom) dan stasiun 2 (STO12 di Toba Ajibata). Sensor yang digunakan berupa multiprobe sensor yang terdiri dari sensor suhu, DHL, TDS, kekeruhan, pH, DO, Nitrat dan Amonia. Data berasal dari database ONLIMO dan dianalisis dengan menggunakan metode storet. Hasil menunjukkan bahwa di kedua stasiun secara umum tergolong ke dalam perairan yang tercemar ringan, dengan parameter yang berada di atas baku mutu terdiri dari DO, kekeruhan, dan amonia. Penggunaan sistem teknologi ONLIMO dapat mempermudah kegiatan monitoring kualitas air di Danau Toba secara kontinyu.
Cite
CITATION STYLE
Damayanti, A. A., Wahjono, H. D., & Santoso, A. D. (2022). Pemantauan Kualitas Air Secara Online dan Analisis Status Mutu Air di Danau Toba, Sumatera Utara. Jurnal Sumberdaya Alam Dan Lingkungan, 9(3), 113–120. https://doi.org/10.21776/ub.jsal.2022.009.03.4
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.