Politik Uang dan Preferensi Pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di Kota Padang Panjang

  • Fernandes R
  • Rizki Herdi Kurniawan
  • Rio Putra Winanda
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini mengkaji ketidaksesuaian antara karakter pemimpin yang diinginkan dan perilaku memilih yang dipengaruhi oleh politik uang dalam pemilihan kepala daerah di Padang Panjang. Meskipun mayoritas responden menginginkan pemimpin yang jujur, anti-korupsi, dan religius, lebih dari separuh responden mengaku bahwa politik uang memengaruhi pilihan mereka. Penelitian ini menggunakan teori pilihan rasional, teori ketidakpercayaan terhadap politik, dan ketidaksetaraan sosial-ekonomi untuk menganalisis fenomena tersebut. Metode yang digunakan adalah survei dengan 1200 responden yang dipilih secara proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik uang dipandang sebagai keuntungan langsung yang lebih menarik dibandingkan janji politik yang tidak pasti. Temuan ini menunjukkan ketergantungan masyarakat pada politik uang meskipun mereka memiliki preferensi terhadap pemimpin yang ideal. Penelitian ini menyarankan perlunya pendidikan politik yang lebih baik, penegakan hukum yang lebih tegas, serta penguatan institusi pemilu untuk meningkatkan kualitas pemilu dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem demokrasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fernandes, R., Rizki Herdi Kurniawan, & Rio Putra Winanda. (2024). Politik Uang dan Preferensi Pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 di Kota Padang Panjang. Jurnal Kajian Sosial Dan Humaniora, 1(2), 110–122. https://doi.org/10.63082/jksh.v1i2.11

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free