Abstract
Penelitian ini menganalisis pergeseran kharisma kiai di Desa Adimulya, Cilacap, dari ruang sosial ke digital akibat perkembangan teknologi informasi. Masyarakat yang semakin literat digital menunjukkan peningkatan individualisme dalam mencari pengetahuan agama secara daring, mengurangi ketergantungan pada kiai sebagai rujukan primer. Namun, peran kiai tetap signifikan dalam kebutuhan spiritual, seperti doa dan kepuasan ibadah. Studi lapangan ini menggunakan metode observasi dan wawancara terhadap tujuh informan muslim (kiai, jamaah, perangkat desa) serta data sekunder yang relevan dari beberapa literature. Analisis berlandaskan Teori Kepemimpinan Kharismatik Max Weber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individualisme masyarakat dipengaruhi oleh rasionalitas, keterbukaan informasi, dan kemajuan ekonomi. Perkembangan teknologi mendorong pencarian pengetahuan agama secara mandiri melalui platform digital, mengubah relasi kharisma kiai, terutama di ranah daring. Meskipun demikian, kiai tetap dibutuhkan dalam konteks privat dan publik, khususnya dalam aspek spiritual, melengkapi kemandirian masyarakat dalam pengetahuan agama. Kata Kunci : Kiai, Transformasi, Kharisma
Cite
CITATION STYLE
Anisa Zain Azzahra, & Lalu Nauval Ahsan Thofhani. (2025). Transformasi Kharisma Kiai Dalam Masyarakat Berbasis Informasi: Studi di Desa Adimulya, Kabupaten Cilacap. Mukaddimah: Jurnal Studi Islam, 10(1), 58–80. https://doi.org/10.14421/mjsi.v10i1.4239
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.