Abstract
Peningkatan kebutuhan energi selama latihan fisik aerobik akan meningkatkan kebutuhan oksigen, sehingga akan menyebabkan peningkatan produksi radikal bebas. Secara alami, radikal bebas dapat diatasi oleh antioksidan endogen. Namun, jika jumlah antioksidan endogen tidak sebanding dengan terbentuknya radikal bebas dapat menyebabkan terjadinya stres oksidatif. Sehingga dibutuhkan antioksidan eksogen untuk menanganinya. Penelitian ini bertujuan mengkaji perbedaan stres oksidatif antara kelompok yang mengkonsumsi sari kurma dan kelompok yang tidak mengkonsumsi sari kurma selama latihan aerobik akut bagi pemula melalui konsentrasi lipid peroksida dengan indikator malondialdehyde (MDA) plasma. Penelitian ini merupakan penelitian experimental, non-randomized pre-post test control group design. Subjek penelitian dibagi dua kelompok yaitu kelompok sari kurma dan kelompok air mineral. Kedua kelompok diberikan perlakuan latihan aerobik akut 2 hari sekali selama 28 hari dengan intensitas latihan sedang. Sampel darah diambil saat sebelum latihan aerobik, setelah latihan aerobik ke-1, ke-7, dan ke-14, kemudian diperiksa kadar MDA plasma. Analisis data dilakukan dengan independent t-test. Analisis t-test kadar MDA plasma menunjukkan tidak ada perbedaan antara kelompok sari kurma dan kelompok air mineral.
Cite
CITATION STYLE
Hernawan, B., Sofro, Z. M., & Sulistyorini, S. L. (2019). PENGARUH KONSUMSI SARI KURMA (DATES SYRUP) TERHADAP KONSENTRASI LIPID PEROKSIDA SELAMA LATIHAN AEROBIK AKUT BAGI PEMULA. Biomedika, 11(1), 30. https://doi.org/10.23917/biomedika.v11i1.7129
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.