PENGEMBANGAN PROGRAM KELAS LAPANG BUDIDAYA SILVOFISHERY UNTUK PEMBUDIDAYA IKAN DI KELURAHAN DEGAYU, KOTA PEKALONGAN

  • Ariadi H
  • Fahrurrozi A
  • Ramadhani F
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Silvofishery merupakan konsep budidaya perairan yang terintegrasi dengan ekosistem mangrove. Konsep budidaya silvofishery merupakan model konservasi lingkungan yang dikombinasikan dengan pemanfaatan model budidaya ikan secara terintegrasi. Konsep silvofishery ini sangat baik untuk dapat dikembangkan di daerah perairan pesisir. Harapannya, kedepan akan terdapat kegiatan pengembangan program kelas lapang budidaya silvofishery dengan topik pemberdayaan yang beragam. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melakukan upaya peningkatan pemahaman dan wawasan bagi pembudidaya ikan di Kelurahan Degayu mengenai sistem budidaya silvofishery yang dilakuakan dengan konsep kelas lapang.  Metode yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat melalui edukasi praktik tentang budidaya silvofishery. Selanjutnya dalam praktik ini juga dilakukan analisis dampak dengan pembagian kuesioner respon peserta. Selanjutnya data dari kuesioner dianalisis secara deskriptif. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan dan wawasan pembudidaya ikan terkait teknik budidaya silvofishery sebesar 40%, pengetahuan tentang manajemen pemberian pakan sebesar 80%, pengetahuan tentang manajemen kualitas air sebesar 40% dan kemampuan mengenai praktik pemberian pakan sebesar 30%. Artinya kegiatan kelas lapang budidaya silvofishery ini sangat progresif untuk meingkatkan kulitas SDM pembudidaya ikan. Kegiatan kelas lapang budidaya silvofishery ini juga cukup menarik untuk meningkatkan minat literasi akuakultur bagi para pembudidaya ikan. Model kelas lapang budidaya ini sangat direkomendasikan untuk selalu konsisten dilakukan sebagai bentuk upaya transfer knowledge antara praktisi (akademisi) dengan para audience penerima manfaat program. Dari kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian telah memberikan dampak peningkatan pemahaman dan wawasan bagi pembudidaya di bidang teknis budidaya silvofishery, manajemen pemberian pakan, pengelolaan kualitas air, dan teknis praktik pemberian pakan secara komprehensif.Silvofishery is an aquaculture concept that is integrated with the mangrove ecosystem. The concept of silvofishery cultivation is an environmental conservation model combined with the use of an integrated fish cultivation model. This silvofishery concept is very good to be developed in coastal waters. The hope is that in the future there will be activities to develop field class programs for silvofishery cultivation with various empowerment topics. The aim of this service is to make efforts to increase understanding and insight for fish farmers in Degayu Village regarding the silvofishery cultivation system which is carried out using the field class concept.  The method used is community empowerment through practical education about silvofishery cultivation. Furthermore, in this practice, an impact analysis was also carried out by distributing participant response questionnaires. Next, the data from the questionnaire was analyzed descriptively. The results of the service showed that there was an increase in the ability and insight of fish farmers regarding silvofishery cultivation techniques by 40%, knowledge about feeding management by 80%, knowledge about water quality management by 40% and ability regarding feeding practices by 30%. This means that this silvofishery cultivation field class activity is very progressive in improving the quality of human resources for fish farmers. This silvofishery cultivation field class activity is also interesting enough to increase interest in aquaculture literacy for fish farmers. This cultivation field class model is highly recommended to always be carried out consistently as a form of knowledge transfer effort between practitioners (academics) and the program beneficiary audience. From this service activity it can be concluded that the service activity has had an impact on increasing understanding and insight for cultivators in the technical fields of silvofishery cultivation, feeding management, water quality management, and comprehensive technical feeding practices.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ariadi, H., Fahrurrozi, A., Ramadhani, F. M. A., Sulistiana, A., & Linayati, L. (2024). PENGEMBANGAN PROGRAM KELAS LAPANG BUDIDAYA SILVOFISHERY UNTUK PEMBUDIDAYA IKAN DI KELURAHAN DEGAYU, KOTA PEKALONGAN. Jurnal Abdi Insani, 11(2), 1684–1691. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i2.1540

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free