HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DENGAN KETERPAPARAN LOGAM TIMBAL (Pb) PADA PETUGAS TANDA PEMBAYARAN RETRIBUSI (TPR) DINAS PERHUBUNGAN DI TERMINAL RAJABASA BANDAR LAMPUNG

  • Sari N
  • Putri L
  • Agata A
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Transportasi berkontribusi lebih dari setengah penyebab polusi udara, terutama dari kendaraan yang menggunakan bensin sebagai bahan bakar. Petugas tanda pembayaran retribusi (TPR) Dinas Perhubungan di terminal Rajabasa Bandar Lampung memiliki risiko terkena paparan logam timbal (Pb). Dampak paparan logam timbal (Pb) dapat menyerang sistem saraf, sistem ginjal, sistem reproduksi, sistem endokrin, dan jantung. Jenis penelitian kuantitatif, metode analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi berjumlah 36 petugas retribusi pembayaran (TPR) Dinas Perhubungan Terminal Rajabasa Bandar Lampung. Tekhnik Sampel menggunakan total populasi. Instrumen yang digunakan mikroskop binokular dan metode pengukuran Persiapan Skrining Darah dengan penemuan sel penetapan basofilik. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat Fisher Exact. Berdasarkan hasil uji univariat terdapat 25 responden (69,4%) positif terpapar logam timbal (Pb) dan uji statistik diperoleh Fisher Exact (p value > 0,05) yang berarti bahwa tidak ada hubungan antara penggunaan alat pelindung diri (APD) dengan keterpaparan logam timbal (Pb) pada petugas pembayaran retribusi (TPR) Dinas perhubungan di terminal Rajabasa Bandar Lampung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, N. N., Putri, L. N., & Agata, A. (2019). HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DENGAN KETERPAPARAN LOGAM TIMBAL (Pb) PADA PETUGAS TANDA PEMBAYARAN RETRIBUSI (TPR) DINAS PERHUBUNGAN DI TERMINAL RAJABASA BANDAR LAMPUNG. Bali Medika Jurnal, 6(1), 24–31. https://doi.org/10.36376/bmj.v6i1.63

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free