HUBUNGAN ANTARA USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJADIAN STROKE PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RSUD ULIN BANJARMASIN

  • Tyra Sertani T
  • Miftah Fajari N
  • Bakhriansyah M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
103Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan terjadinya peningkatan kadar glukosa darah melebihi normal atau hiperglikemia, salah satu penyakit kardiovaskuler yang berisiko besar terjadi pada penderita DM adalah stroke. Usia dan jenis kelamin merupakan faktor yang diduga berpengaruh terhadap terjadinya risiko stroke pada pasien DM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan kejadian stroke pada pasien DM. Penelitian observasional analitik ini menggunakan pendekatan potong lintang pada 108 pasien yang tercatat di pangkalan data milik Poliklinik Endokrin RSUD Ulin Banjarmasin yaitu BEST DIAB 2 (Borneo Wetland Study on Diabetes 2). Pengambilan sampel secara total sampling untuk pasien stroke dan simple random sampling untuk pasien tidak stroke dengan perbandingan 1:1. Data dianalisis dengan uji Fisher’s exact dan Chi-square menggunakan perangkat lunak statistik SPSS versi 26. Penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan antara usia (p=0,205) dan jenis kelamin (p=1,00) terhadap kejadian stroke pada pasien DM di RSUD Ulin Banjarmasin.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tyra Sertani, T., Miftah Fajari, N., Bakhriansyah, M., Agung Sri Nur Cahyawati, W., & Marisa, D. (2023). HUBUNGAN ANTARA USIA DAN JENIS KELAMIN DENGAN KEJADIAN STROKE PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI RSUD ULIN BANJARMASIN. Homeostasis, 6(1), 167. https://doi.org/10.20527/ht.v6i1.8802

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free