EKSISTENSI TARI PAYUNG SEBAGAI TARI MELAYU MINANGKAU DI SUMATERA BARAT

  • Syafrayuda D
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan  fenomena yang berkaitan dengan Eksistensi Tari Payung sebagai Tari Melayu Minangkabau. Sebagai suatu kajian budaya  yang  kritis  dan  emansipatoris   dirumuskan   masalah  penelitian  yaitu bagaimanakah   eksistensi   tari   Payung   sebagai   tari   Melayu   Minangkabau, bagaimana  bentuk  tari  Payung  Syofiany  sebagai  tari  Melayu  Minangkabau  di Sumatera  Barat,  serta  faktor-faktor  apa  saja  yang  menyebabkan  tari  Payung sebagai  tari  Melayu  Minangkabau.  Penelitian  ini  adalah  penelitian  kualitatif, dengan metode pengumpulan data di lapangan seperti observasi, wawancara dan dokumentasi  serta dianalisis secara interaktif dan berlangsung secara terus pada tahap penelitian sehingga sampai tuntas. Aktivitas dalam analisis data dilakukan dengan  reduksi  data,  penyajian  data,  dari  penarikan  kesimpulan.Berdasarkan analisis data dapat di formulasikan  hasil penelitian yakni pertama eksistensi tari Payung  sebagai  tari  Melayu  Minangkabau  hadir  wadah  di  tengah  lingkungan masyarakat terpelajar baik di lingkungan masyarakat kota dan masyarakat nagari

Cite

CITATION STYLE

APA

Syafrayuda, D. R. (2015). EKSISTENSI TARI PAYUNG SEBAGAI TARI MELAYU MINANGKAU DI SUMATERA BARAT. Ekspresi Seni, 17(2). https://doi.org/10.26887/ekse.v17i2.102

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free