Korelasi antara Konduktivitas dengan Jumlah Mineral Terlarut pada Perairan Selatan Pulau Madura

  • Prihatno H
  • Abida R
  • Sagala S
N/ACitations
Citations of this article
179Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah mineral terlarut (Total Disolved Solid/TDS) berdasarkan data konduktivitas (Electrical Conductivity/EC) pada perairan Selatan pulau Madura. Data EC diperoleh dari pengukuran in-situ pada tanggal 24 – 26 April 2013. Penelitian ini dilakukan di perairan Selat Madura pada 7°18’53,1”LS-7°8’58,1”LS dan 113°11’43,4” BT-113°56’14”BT, yang memiliki karakteristik berbeda sesuai dengan keadaan sekitarnya. Perhitungan korelasi antara salinitas dan EC sebesar 0,64, yang diperoleh melalui uji statistik dan menjadi acuan sebagai penentu tingkat kandungan TDS pada keseluruhan badan perairan Selat Madura. Berdasarkan perhitungan kandungan TDS di Selat Madura berkisar antara 33,8 ppm – 35.1 ppm. Hasil analisis diperoleh bahwa tingkat salinitas mempengaruhi daya hantar listrik, serta salah satu komponen dari mineral terlarut merupakan garam-garam yang terdapat pada air laut, hal ini dapat dibuktikan bahwa semakin tinggi tingkat salinitas maka semakin tinggi pula kandungan mineral terlarutnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Prihatno, H., Abida, R. F., & Sagala, S. L. (2021). Korelasi antara Konduktivitas dengan Jumlah Mineral Terlarut pada Perairan Selatan Pulau Madura. Jurnal Kelautan Nasional, 16(3), 211. https://doi.org/10.15578/jkn.v16i3.9975

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free