Abstract
Otofagi adalah mekanisme yang digunakan oleh sel untuk menyerap, membuang dan mendaur ulang sampah. Makrofag dapatberfungsi untuk menangkap, mengonsumsi dan mencerna antigen eksogen, keseluruhan mikroorganisme, partikel yang tidak larut danbahan endogen misalnya: sel inang yang sekarat atau rusak yang dipajankan oleh limfosit. Saat ini makrofag dapat dibagi menjadi duajenis aktivasi: Aktivasi klasik (M1); Aktivasi alternatif (M2) yang memiliki efek berbeda. Aktivitas M1 meningkatkan respons Th1 misalmenyebabkan peradangan, pembunuhan patogen intraselular, DTH (tipe hipersensitivitas tertunda) dan kerusakan jaringan. AktivitasM2 menyebabkan peningkatan respons Th2 sebagai imunomodulator, deposisi matriks dan remodeling jaringan. Peran makrofagpada infeksi M.tuberculosis akan menentukan kondisi inang. Jika makrofag dapat melakukan fungsi fagositosis M.tuberculosis akandimusnahkan dan inang tidak terinfeksi. Mycobacterium TB yang patogen dapat dengan mudah menghindari fagositosis dan berhasilmenghambat otofagi makrofag. Peningkatan otofagi akan meningkatkan efikasi BCG maupun vaksin lainnya dan dengan menggunakanpendekatan merangsang otofagi untuk membasmi TB sangat berguna sehingga pengobatan berbasis otofagi untuk TB dapat segeradiwujudkan.
Cite
CITATION STYLE
Nugraha, J. (2018). MACROPHAGE AUTOPHAGY IN IMMUNE RESPONSE. INDONESIAN JOURNAL OF CLINICAL PATHOLOGY AND MEDICAL LABORATORY, 24(1), 95–101. https://doi.org/10.24293/ijcpml.v24i1.1164
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.