Identifikasi Senyawa Alkaloid dari Ekstrak Etanol Kulit Batang Strychnos ligustrina Menggunakan Liquid Chromatography-Mass Spectrometry (LC-MS)

  • Nurwanti S
  • Sarnoko A
  • Wulandari A
N/ACitations
Citations of this article
83Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kayu bidara Laut (Strychnos ligustrina) telah dimanfaatkan secara turun-temurun oleh penduduk Nusa Tenggara Barat dan Bali sebagai obat tradisional untuk penyakit malaria. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan senyawa kimia golongan alkaloid yang terkandung dalam ekstrak etanol kulit kayu bidara laut. Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 70%. Identifikasi kandungan alkaloid pada ekstrak kulit kayu bidara laut dilakukan dengan menggunakan instrumen LC-MS. Elusi gradien dilakukan selama 16 menit pada kolom fase balik dengan fase gerak yang digunakan adalah asam asetonitril dan asam format. Berdasarkan hasil analisis teridentifikasi lima senyawa alkaloid yaitu senyawa 3-iso-ajmalicine pada m/z 353.1847, dan waktu retensi 4.26 menit, senyawa brucine pada m/z 395.1953, dan waktu retensi 5.06 menit, serta molekul C24H28N2O4, C22H24N2O3, C11H17NO6 yang terkonfirmasi pada m/z masing – masing 409.2107, 365.1848, 260.1116, dan waktu retensi berturut – turut 4,90 menit, 5,35 menit, dan 1,32 menit. 3-iso-ajmalicine baru terkonfirmasi ada pada ekstrak kulit kayu bidara laut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurwanti, S. W., Sarnoko, A., & Wulandari, A. (2023). Identifikasi Senyawa Alkaloid dari Ekstrak Etanol Kulit Batang Strychnos ligustrina Menggunakan Liquid Chromatography-Mass Spectrometry (LC-MS). Journal Borneo, 3(2), 64–71. https://doi.org/10.57174/j.born.v3i2.82

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free