UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.) TERHADAP TIKUS PUTIH BETINA (Rattus norvegicus L.) GALUR WISTAR

  • Apriani I
  • Susanti R
  • Purwanti N
N/ACitations
Citations of this article
118Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar belakang. Melinjo (Gnetum gnemon L.) secara empiris daun, buah, dan kulit buahnya dapat digunakan sebagai obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian secara oral ekstrak etanol daun melinjo dengan dosis tunggal selama 24 jam terhadap perubahan perilaku, aktivitas psikomotor, berat badan, pengamatan makroskopik organ dan indeks organ pada tikus putih betina (Rattus norvegicus L.) galur wistar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan tahapan dimulai dari pengambilan dan pengelolaan sampel, skrining fitokimia, analisis Kromatografi Lapis Tipis (KLT), pengujian karakteristik ekstrak dan pengujian toksisitas akut berdasarkan pedoman OECD (Organization for Economic Co-operation and Development) 425. Daun melinjo diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Hewan uji dikelompokkan dalam 3 kelompok. Pengelompokkan hewan uji terdiri dari kelompok kontrol, kelompok dosis 2000 mg/kgBB dan kelompok dosis 5000 mg/kgBB. Pengamatan dilakukan selama 14 hari kemudian dilakukan terminasi pada hewan uji. Data yang didapat selanjutnya dilakukan analisis menggunakan aplikasi SPSS Statistics version 22 yaitu uji One Way ANOVA. Hasil. Tidak terjadinya perbedaan yang siginifikan (p 0,05) pada bobot badan dan indeks organ antara kelompok kontrol, kelompok dosis 2000 mg/kgBB dan kelompok dosis 5000 mg/kgBB. Kesimpulan. Ekstrak etanol daun melinjo termasuk dalam kategori praktis tidak toksik dengan LD50 5000 mg/kgBB dan tidak memberi pengaruh terhadap parameter toksisitas akut.

Cite

CITATION STYLE

APA

Apriani, I., Susanti, R., & Purwanti, N. U. (2022). UJI TOKSISITAS AKUT EKSTRAK ETANOL DAUN MELINJO (Gnetum gnemon L.) TERHADAP TIKUS PUTIH BETINA (Rattus norvegicus L.) GALUR WISTAR. Jurnal Kesehatan Khatulistiwa, 8(2), 8–15. https://doi.org/10.26418/jurkeswa.v8i2.54178

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free