Abstract
Kehadiran perusahaan-perusahaan industri membuka peluang cukup besar bagi kontraktor lokal untuk ikut bergabung dalam pembangunan proyek perindustrian tersebut sesuai bidang keahlian masing-masing. Para Kontraktor harus mampu menyikapi kondisi persaingan tersebut agar dapat mempertahankan keberlangsungan operasional perusahaan. Perencanaan dan pengendalian Proyek merupakan hal yang harus diperhatikan dalam proyek kontruksi. Berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkan dan menjalankan proyek sehingga tidak jarang mengakibatkan tidak akuratnya pertimbangan dalam pengambilan project baik dari sisi Harga, waktu, Elevasi Lokasi kerja maupun Tenaga kerja yang dibutuhkan dari awal pelaksanaan hingga selesainya proyek tersebut. Hal ini menyebabkan banyaknya kontraktor mengalami kerugian bahkan bangkrut. Banyaknya Proyek yang harus dikerjakan pada sebuah bisnis, membutuhkan strategi yang tepat dalam menentukan proyek yang prioritas. Kriteria-kriteria tertentu menjadi perhatian seorang manager dalam membuat sebuah keputusan serta pertimbangan sebuah proyek kontruksi. Hasil Impementasi penggunaan metode AHP dalam Pemilihan Proyek Kontruksi menunjukkan hasil dua penawaran tertinggi dengan nilai 0.77 dan 0.74. Penggunaan metode AHP pada penlitian ini memudahkan pihak perusahaan dalam memilih proyek kontruksi yang akan dilakukan lebih dulu dengan pertimbangan yang matang dan terstruktur sesuai kriteria yang dibutuhkan perusahaan.
Cite
CITATION STYLE
Gellysa Urva, & Aminah, S. (2022). Implementasi Metode AHP (Analytic Hierarchy Process) dalam Pemilihan Proyek Kontruksi. JURNAL UNITEK, 15(2), 141–150. https://doi.org/10.52072/unitek.v15i2.405
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.