Abstract
Sapi bali merupakan salah satu bangsa sapi asli Indonesia yang sangat potensial sebagai penghasil daging. Potensi populasi sapi bali di Gerokgak, dengan sarana pendukung yang ada, menjadi alasan pentingnya dilakukan seleksi berkelanjutan agar mutu genetik dari individu dapat ditingkatkan, seleksi dapat dilakukan melalui pengukuran (kuantitatif). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman dan korelasi antara dimensi lingkar induk sapi bali berdasarkan pengukuran dimensi lingkar tubuh induk sapi bali. Penelitian ini menggunakan dengan metode purposive sampling pada 25 ekor induk sapi bali dewasa yang dipelihara di Pusat Pembibitan Sapi Bali Unggul di Gerogak, Buleleng, Bali. Kemudian data diolah dengan analisis deskriptif dan analisis biplot menggunakan program SPSS versi 26. Hasil yang diperoleh berupa koefisien keragaman induk sapi bali yang paling kecil (seragam) lingkar dada sebesar 5,13%, kemudian disusul oleh lingkar leher bagian atas sebesar 6,38%, lingkar kemudi sebesar 7,74% dan yang paling beragam adalah lingkar leher bagian bawah sebesar 8,69%. Dapat disimpulkan bahwa lingkar dada berkorelsi positif dengan lingkar leher bagian bawah dan dan lingkar leher bagian atas tetapi berkorelasi negatif dengan lingkar kemudi. Disarankan untuk melakukan seleksi pada lingkar kemudi induk sapi dan memperhatikan manajemen pemeliharaan sapi bali karena kedua hal ini saling berhubungan dalam dihasilkan bibit induk sapi yang unggul.
Cite
CITATION STYLE
Anindya, A. L., Sampurna, I. P., & Susari, N. N. W. (2023). Keragaman dan Korelasi Dimensi Lingkar Tubuh Induk Sapi Bali di Pusat Pembibitan Sapi Bali Unggul Gerokgak, Buleleng, Bali. Buletin Veteriner Udayana, 192. https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i02.p05
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.