PERJALANAN IMAN WANITA SAMARIA (Yoh 4: 1-42)

  • Sukendar Y
N/ACitations
Citations of this article
66Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam Injil Yohanes 4:1-42 dikisahkan tentang percakapan Yesus dengan wanita Samaria di sebuah sumur di Sikhar. Tulisan ini bukan sebuah tafsiran atas perikop tersebut, melainkan uraian tentang perjalanan iman wanita Samaria. Wanita Samaria itu mula-mula mengenal Yesus sebagai orang Yahudi. Setelah tahu bahwa Yesus mengenal kehidupan pribadinya, maka ia mengakui Yesus sebagai nabi. Lebih lanjut setelah Yesus berbicara tentang penyebah yang benar, wanita itu mengakui Yesus sebagai Mesias. Dan akhirya bersama dengan orang-orang Samaria lain, wanita itu mengakui Yesus sebagai Penyelamat dunia. Perjalanan iman wanita Samaria itu jelas dibawah bimbingan Yesus. Peran Yesus sungguh menentukan perjalanan iman wanita Samaria itu. Demikian iman kita pun bertumbuh dan berkembang secara perlahan. Untuk dapat bertumbuh dan berkembang iman harus melalui ujian dan juga membutuhkan bimbingan orang lain. Pengakuan iman harus bersifat pribadi, tidak lagi bergantung pada orang lain.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sukendar, Y. (2019). PERJALANAN IMAN WANITA SAMARIA (Yoh 4: 1-42). SAPA - Jurnal Kateketik Dan Pastoral, 4(1), 14–24. https://doi.org/10.53544/sapa.v4i1.65

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free