PENGUATAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) MELALUI KONSEP SATU BUKU SATU SISWA (SABU SASIS) PADA ERA GENERASI MILENIAL

  • Mindarti S
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tulisan ini menyajikan sebuah pemikiran yang bertujuan untuk memberikan ide atau gagasan dalam penguatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) melalui konsep “Satu Buku Satu Siswa (SABU SASIS)“ pada era generasi milenial. Konsep ini merupakan suatu pemikiran yang  dapat dikembangkan serta diaplikasikan di sekolah terutama pada tingkatan SMK. Penerapan konsep ini dapat diawali dengan melakukan budaya membaca pada seluruh elemen di sekolah terutama siswa. Setelah membaca, guru dan siswa didorong untuk memiliki budaya menulis untuk menghasilkan satu buku dari satu siswa maupun guru. Konsep ini dapat diterapkan dengan baik apabila terdapat sinergi yang kuat dilakukan di lingkungan sekolah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mindarti, S. (2018). PENGUATAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) MELALUI KONSEP SATU BUKU SATU SISWA (SABU SASIS) PADA ERA GENERASI MILENIAL. Jurnal Guru Dikmen Dan Diksus, 1(2), 47–54. https://doi.org/10.47239/jgdd.v1i2.81

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free