Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang studi perawatan pada alat berat excavator 390D seri HE4019, yang merupakan alat utama dalam mendukung proses produksi nikel. Kendala utama dalam penggunaan alat ini yaitu pola perawatan yang kurang terencana dengan baik sehingga memengaruhi operasional dan proses produksi nikel. Analisis perawatan dilakukan dengan metode failure mode and effect analysis (FMEA) dalam mengidentifikasi komponen kritis terhadap kinerja unit. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat tiga komponen kritis penyebab downtime unit berdasarkan peringkat dari nilai Risk Priority Number (RPN).Nilai RPN untuk stickcylinder,penyaring bahan bakar,danoil pan sebesar 288, 280, dan 240. Nilai mean time between failure (MTBF) stick cylinder adalah 1.288,91 jam dengan kegiatan perawatan pencegahannya memasang lapisan penutup pada rod cylinder. MTBF penyaring bahan bakar 334,04 jam, dengan flushing fuel tank secara berkala dan memasang sign peringatan pada kopler. MTBF pada oil pan 1.455,77 jam dengan melapisi gasket dengan lapisan tambahan saat pemasangan. Kata
Cite
CITATION STYLE
Darmawan, A., Rapi, A., & Ali, S. (2017). Analisis Perawatan Untuk Mendeteksi Risiko Kegagalan Komponen Pada Excavator 390D. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 15(2), 109. https://doi.org/10.23917/jiti.v15i2.2139
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.