RESILIENSI REMAJA AWAL YANG HAMIL DILUAR NIKAH DI KABUPATEN MINAHASA UTARA

  • Suprapto M
  • Naharia M
  • Kaunang S
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Resiliensi merupakan suatu kondisi dimana individu mampu untuk mengontrol emosi, dorongan dalam diri dan tingkah laku sehingga dapat bertahan dalam situasi sulit sehingga menemukan jalan keluar terhadap permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Resiliensi Remaja Awal Yang Hamil Diluar Nikah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua orang, pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara semi terstruktur dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedua subjek telah mengalami kondisi sulit dalam dirinya akibat kehamilan yang dialami, dengan adanya faktor resiliensi membuat kedua subjek mampu untuk melewati persoalan itu. Faktor resiliensi yang dimiliki kedua subjek yaitu regulasi emosi, kontrol impuls, optimism, kausal analisis, empati, efikasi diri dan pencapaian. Pribadi resilien ditunjukkan subjek dengan adanya kemampuan beradaptasi, memiliki tujuan hidup untuk anak dan dirinya, berusaha untuk mencapai tujuan tersebut, mampu belajar dari pengalaman kehamilan yang terjadi, dan memiliki pandangan hidup yang positif seperti bersyukur dengan apa yang telah terjadi dalam hidupnya dan dengan kondisi yang dia alami saat ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suprapto, M. J., Naharia, M., & Kaunang, S. E. J. (2022). RESILIENSI REMAJA AWAL YANG HAMIL DILUAR NIKAH DI KABUPATEN MINAHASA UTARA. PSIKOPEDIA, 1(1). https://doi.org/10.53682/pj.v1i1.1611

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free