Perbandingan Metode Federal Aviation Administration dan Software FAARFIELD dalam Menentukan Tebal Perkerasan Runway

  • Ristumanda S
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Bandar Udara Rahadi Oesman Ketapang Provinsi Kalimantan Barat merupakan satu-satunya bandara di kota Ketapang sehingga menjadi pintu gerbang utama angkutan udara. Penggunaan transportasi udara di Ketapang dalam beberapa tahun ini terus meningkat sehingga diperlukan sarana dan prasarana yang memadai salah satunya ialah runway. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan panjang runway serta membandingkan perencanaan perkerasan lentur (flexible pavement) pada runway di bandara Rahadi Oesman untuk 20 tahun kedepan menggunakan metode FAA ( Federal Aviation Administration) dan software FAARFIELD. Metodologi penelitian berupa riset dan pengembangan  yang dimulai dengan studi literatur, analisis, perencanaan dan perhitungan. Hasil Analisa dengan pesawat rencana jenis B 737-300 didapatkan panjang runway sebesar 2815 m dengan tebal total sebesar 69 cm berdasarkan metode FAA, sedangkan dengan software FAARFIELD didapat tebal total sebesar 63 cm ( subbase course 40 cm, base course 13, surface 10 cm). Material yang digunakan untuk subbase course adalah crushed aggregat base course, base course adalah asphalt concrete- wearing course (ac-wc) dan surface adalah asphalt hotmix.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ristumanda, S. S. (2023). Perbandingan Metode Federal Aviation Administration dan Software FAARFIELD dalam Menentukan Tebal Perkerasan Runway. Indonesian Journal Of Civil Engineering Education, 9(1), 67. https://doi.org/10.20961/ijcee.v9i1.71606

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free