Abstract
Salah satu permasalahan yang umum terjadi di area perkotaan adalah urbanisasi, urbanisasi serta industrialisasi memicu terjadinya perubahan fungsi lahan, perubahan fungsi lahan ini mendesak lahan hijau di perkotaan semakin mengecil, memicu terjadinya kepadatan bangunan yang kedepannya akan memunculkan masalah baru seperti keterbatasan sumber daya alam, kemacetan, serta polusi udara, Badung merupakan suatu kabupaten yang saat ini sedang diserang oleh perubahan lahan secara besar-besaran, oleh karenanya penelitian ini dilakukan bertujuan untuk membandingkan tingkat kerapatan vegetasi dan luas kerapatan area vegetasi dengan menggunakan metode Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) pada tahun 2015 dan 2021 di Kabupaten Badung. Metode klasifikasi terbimbing dipergunakan untuk menghasilkan 4 kelas yang terdiri dari air, tanah, permukiman, dan vegetasi. Hasil penelitian saat ini menunjukan terjadi penurunan tutupan lahan tahun antara tahun 2015 dan 2021 pada kelas vegetasi yaitu sebesar 57.26 km2. Disisi lain, terjadi peningkatan tutupan lahan untuk kelas lahan permukiman, tanah, dan badan air berturut-turut sebesar 47.38 km2, 4.08 km2, dan 5.80 km2. Hasil ini diperoleh dengan tinggkat akurasi dan kappa coefficient berturut-turut sebesar 89.29% dan 0.86. Hal ini mengindikasikan bahwa hasil klasifikasi pada penelitian ini layak digunakan.
Cite
CITATION STYLE
Putu Aryastana, I Gede Yogi Adnyana Puspita Riana, Ilona Dwiyeni Nahak, I Wayan Wartana, & Ida Bagus Made Yatana. (2023). Analisis indeks vegetasi pada citra Landsat 8 untuk penentuan perubahan tutupan lahan di Kabupaten Badung, Provinsi Bali. PADURAKSA: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 12(2), 127–136. https://doi.org/10.22225/pd.12.2.6370.127-136
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.