Abstract
Kampung Batu Busuk, kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang merupakan salah satu daerah penghasil durian unggul. Namun durian yang ada saat ini merupakan durian alam yang dibudidayakan dengan pemeliharaan yang minim. Tanaman durian juga sudah tua sehingga kurang produktif dan berasal dari perbanyakan biji sehingga kualitas produk tidak seragam. Dengan demikian dibutuhkan transfer teknologi tepat guna yang dapat menyediakan bibit dalam waktu singkat dan cepat, mudah diimplementasikan dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Teknologi sambung mini diharapkan menjadi solusi permasalahan pertanaman durian di Batu Busuk. Kegiatan pendampingan pekebun durian telah dimulai dari tahun 2018 dan berlanjut hingga sekarang. Pembibitan durian dilakukan dari bulan Juli 2019 dan penyerahan bibit kepada masyarakat dilakukan pada Februari 2020. Penyuluhan, demonstrasi plot dan pelatihan digunakan sebagai metode kegiatan transfer teknologi sambung mini kepada masyarakat pekebun durian. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa permasalahan penyediaan bibit untuk peremajaan tanaman durian di Batu Busuk dapat diatasi dengan penyediaan bibit durian sambung mini. Pembibitan durian dengan teknologi sambung mini berhasil dilakukan dan mendapatkan kurang lebih 1100 bibit. Tingkat keberhasilan sambung mini yang dilakukan oleh pekebun durian baru mencapai 43%, mengindikasikan keterampilan berperan penting terhadap tingkat keberhasilan sambung. Hasil evaluasi terhadap pertumbuhan bibit menunjukkan bahwa pekebun durian sebaiknya menggunakan benih berukuran sedang dan besar sebagai sumber bibit untuk batang bawah karena memberikan pertumbuhan yang lebih baik. Teknologi sambung mini pada kegiatan pembibitan durian perlu terus dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan dengan menggunakan entres yang berasal dari durian unggul lokal Batu Busuk sendiri dalam rangka pengembangan durian Batu Busuk.Batu Busuk village, Lambung Bukit, Pauh Sub-district, Padang City is one of the durians producing centre that is known for its good fruit quality. As a smallholding's plantation, durian is subsistence cultivation with minimum preservation. Generally, the durian plant derived from seed multiplication, hence the quality of the product is not uniform and less productive. It is, therefore, necessary to transfer the appropriate technology that can provide seedlings in a short time and fast, simple implementation with a high success rate. Mini-grafting technology becomes a solution for the rejuvenation of durian in Batu Busuk. The community activities start in 2018 and persist in 2020. Durian nursery has carried out from July 2019, and the distribution of seedlings to the community has conducted in February 2020. The methods of transfer technology were counselling, plot demonstration and training to the durian planter community. Based on results, the problem in providing seedlings for rejuvenation of durian plants in Batu Busuk can be overcome by supplying seedlings from mini-grafting implementation. The nursery of durian with mini-grafting technology was successfully carried out and gained approximately 1100 seedlings. The mini-grafting success rate performed by durian planters reached 43%, indicating that skills play a fundamental role in the success rate of grafting on durian. Evaluation of the root stock growth demonstrated that we could use medium- and large-sized seeds from any variety of durian as rootstock due to its better growth performance. Hence, the mini-grafting technology on durian nursery activity must be maintained independently and sustainably by using the scion derived from its superior local durian in order to the advancement of durian of Batu Busuk.
Cite
CITATION STYLE
Febjislami, S., Hayati, P. K. D., Sutoyo, S., & Santoso, P. J. (2020). TEKNOLOGI SAMBUNG MINI UNTUK MENDAPATKAN BIBIT TANAMAN DURIAN UNGGUL BAGI MASYARAKAT PEKEBUN DURIAN DI BATU BUSUK. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 3(2), 118–128. https://doi.org/10.25077/jhi.v3i2.412
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.