Analisis Daya Serap Tanah Dengan Metode Uji Perkolasi Di Politeknik Negeri Manado

  • Takaendengan T
  • Abbas A
N/ACitations
Citations of this article
179Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkolasi didefinisikan sebagai  proses masuk atau menembusnya air pada lapisan permukaan tanah secara gravitasi hingga mencapai lapisan tanah yang dalam keadaan jenuh air. Tes perkolasi ini dimaksudkan  untuk menentukan seberapa besar  luas area meresapnya air untuk jenis tanah tertentu. Salah satu fungsi dilaksanakannya Uji Perkolasi ini adalah untuk menentukan panjang pipa resapan pada septick tank, agar air dapat terserap oleh tanah disekitarnya dan tidak akan mempengaruhi muka air tanah. Untuk itu peneliti melakukan penelitian Uji Perkolasi di Kampus Politeknik Negeri Manado khususnya di kompleks perkuliahan untuk menentukan panjang pipa resapan pada septick tank yang ada. Penelitian yang diusulkan ini diharapkan menjadi salah satu solusi terbaik dalam menata masalah panjang pipa resapan yang ada di kampus Politeknik Negeri Manado. Nilai penting dari penelitian ini adalah: Menghasilkan analisis yang akurat mengenai nilai perkolasi di kompleks perkuliahan Politeknik Negeri Manado, Menghasilkan analisis yang akurat mengenai dimensi septick tank yang ideal di kompleks perkuliahan Politeknik Negeri Manado, Dari hasil penelitian, didapat bahwa rata-rata laju perkolasi adalah 22 menit, daya resap tanah adalah 877 L/m2/hari, panjang bidang resapan adalah 2,7 m. Merujuk hasi yang diperoleh, maka perlu ditinjau kembali dimensi dari semua tangki septik yang ada dan membuat sistem peresapan yang terpisah sesuai SNI 2398:2017.

Cite

CITATION STYLE

APA

Takaendengan, T., & Abbas, A. Y. (2021). Analisis Daya Serap Tanah Dengan Metode Uji Perkolasi Di Politeknik Negeri Manado. Jurnal Teknik Sipil Terapan, 3(1), 34. https://doi.org/10.47600/jtst.v3i1.262

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free