Abstract
Latar Belakang: Masalah mengenai kehamilan yang merupakan penyebab utama kematian di kalangan remaja usia 15-19 tahun, terutama karena komplikasi aborsi dan persalinan yang tidak aman. Pendidikan seks yang komprehensif di suatu sekolah dapat membantu generasi muda memiliki akses terhadap informasi yang mereka perlukan untuk mengambil keputusan mengenai hak-hak seksual dan reproduksi. Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh CSE terhadap pengetahuan, sikap, dan gaya berpacaran pada remaja laki-laki dan perempuan. Metode: Penelitian quasi experimental. Sample penelitian sebanyak 80 remaja berusia 13- 15 tahun dengan 40 responden kelompok intervensi dan 40 responden kelompok kontrol yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Teknik sampling yang digunakan adalah quota sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data manggunakan Independent Sample T Test dan dilakukan uji normalitas data menggunakan uji Kolmogorov- Smirnov. Hasil: Diperoleh skor pengetahuan (p=0,008), dan sikap (p= 0,000). Sedangkan pemetaan pada gaya berpacaran antara laki-laki dan perempuan, setelah diberikannya intervensi adalah kombinasi 43%. Kesimpulan: Terdapat perbedaan pengaruh CSE terhadap pengetahuan, sikap, dan gaya berpacaran remaja laki-laki dan perempuan. Dengan demikian, CSE dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan gaya berpacaran pada remaja dalam pelayanan kesehatan seksual dan reproduksi remaja secara komprehensif. Kata kunci: CSE; Pengetahuan; Sikap; Pacaran; Remaja
Cite
CITATION STYLE
Hartati, D., Emilia, O., & Wuri Astuti, A. (2025). Perbedaan pengaruh comprehensive sexuality education terhadap pengetahuan, sikap, dan gaya berpacaran pada remaja laki-laki dan perempuan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 16(1), 85. https://doi.org/10.36419/jki.v16i1.1311
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.