Demokrasi Pendidikan Islam di Perguruan Tinggi

  • Suhartono S
  • Pahrudin A
  • Tasdiq
N/ACitations
Citations of this article
105Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis demokrasi pendidikan Islam di perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan : (1) konsep dasar demokrasi pendidikan Islam meliputi; pengertian demokrasi pendidikan, pendidikan Islam sebagai landasan demokrasi pendidikan, menekankan nilai-nilai keadilan, pemikiran kritis, musyawarah, kepemimpinan adil, keterbukaab terhadap keragaman, pendidikan karakater dan pemberdayaan individu. (2) prinsip-prinsip  demokrasi  pendidikan Islam mencakup musyawarah, keadilan kebebasan berpendapat, transparansi. (3) Implikasi bagi dosen dan tenaga kependidikan termasuk partisipasi dalam pengambilan keputusan, kebebasan akademik, pengelolaan sumber daya, pengembangan berpikir kritis, pengembangan kurikulum, dan tanggung jawab sosial. Bagi mahasiswa, implikasinya melibatkan partisipasi aktif, pengembangan keterampilan demokrasi, riset, nilai-nilai demokratis Islam, serta pertumbuhan pribadi dan spiritual. (4) Tantangan dan hambatan melibatkan regulasi, intoleransi, pengaruh eksternal, keterbatasan sumber daya, dan tantangan multikulturalisme. Integrasi prinsip-prinsip demokrasi dengan nilai-nilai Islam diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang demokratis di perguruan tinggi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Suhartono, S., Pahrudin, A., & Tasdiq. (2024). Demokrasi Pendidikan Islam di Perguruan Tinggi. Titian Ilmu: Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 16(1), 43–52. https://doi.org/10.30599/jti.v16i1.3250

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free