AGE-RELATED MACULAR DEGENERATION (AMD) : FAKTOR RISIKO,KLASIFIKASI DAN PENEGAKAN DIAGNOSIS

  • Fatahillah F
  • Sangging P
  • Himayani R
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Age-Related Macular Degeneration (AMD) adalah gangguan penglihatan yang disebabkan oleh kerusakan makula pada  usia lebih dari 60 tahun. Penyakit ini memiliki faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi dan faktor risiko yang dapatdimodifikasi. Penyakit ini diklasifikasi menjadi lima tahap yakni tidak ada AMD, AMD subklinis, AMD tahap awal, AMD tahap menengah, dan AMD tahap akhir yang terbagi dua yakni neovaskular (AMD basah) dan nonneovaskular (AMD kering). Diagnosis penyakit ini dapat ditegakkan jika terdapat gejala yang timbul berupa visus menurun, kesulitan mengenali wajah, garis lurus tampak bergelombang (metamorfopsia), area gelap, kosong atau titik buta muncul di tengah penglihatan (skotoma) serta kehilangan penglihatan sentral. Kemudian dilakukan pemeriksaan fisik berupapemeriksaan tajam penglihatan dan pemeriksaan grid amsler serta pemeriksaan penunjang berupa angiografi fluoresin dan tomografi koherensi optik. Kata kunci: faktor risiko, klasifikasi, diagnosis, Age-Related Macular Degeneration

Cite

CITATION STYLE

APA

Fatahillah, F., Sangging, P. R. A., & Himayani, R. (2023). AGE-RELATED MACULAR DEGENERATION (AMD) : FAKTOR RISIKO,KLASIFIKASI DAN PENEGAKAN DIAGNOSIS. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 7(2), 146–151. https://doi.org/10.23960/jkunila.v7i2.pp146-151

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free