REFLEKSI AJARAN AHIMSA MAHATMA GANDI

  • Iryana W
  • Sujati B
  • Eka Gemini G
N/ACitations
Citations of this article
34Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mahatma Gandhi merespon fenomena masyarakat India dengan gerakan ahimsa. Dengan ajarannya tersebut, ia menawarkan solusi menyeluruh pada penyadaran manusia untuk lebih mengenal dirinya, karena menurutnya dalam ahimsa tercakup toleransi, kesabaran, rendah hati dan cinta akan kebenaran. Ciri seperti inilah yang konon akan membawa manusia untuk lebih mengenal diri dan bagaimana seharusnya bertindak. Penelitian ini hendak menggali bagaimana konsep ahimsa  yang ditawarkan oleh Mahatma Gandhi dan bagaimana implikasi dari ahimsa bagi perjuangan mencapai kemerdekaan India.Penelitian ini bersifat kepustakaan murni (library research) yang didasarkan pada karya-karya Gandhi, sebagai sumber data primer dan buku-buku lain yang berkaitan sebagai sumber data sekunder. Sedangkan metode yang dipakai adalah pendekatan deskriptif analistik yang berupaya memaparkan pemikiran Gandhi secara jelas, akurat dan sistematis. Hasil dari penelitian ini diperoleh beberapa jawaban bahwa pertama, konsep ahimsa Mahatma Gandhi menuntut setiap orang untuk tidak menyakiti mahluk apa pun, baik dengan perkataan, pikiran, ucapan dan tindakan sekalipun untuk kepentingan manusia. Keywords: Politik, Ahimsa, Gandi

Cite

CITATION STYLE

APA

Iryana, W., Sujati, B., & Eka Gemini, G. (2022). REFLEKSI AJARAN AHIMSA MAHATMA GANDI. Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu, 9(2), 186–194. https://doi.org/10.25078/gw.v9i2.974

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free