Abstract
Komoditas Crude Palm Oil (CPO) Indonesia memiliki keunggulan dan berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara. Indonesia menjadi negara pengekspor CPO yang terbesar di dunia. Namun, dalam beberapa tahun terakhir ekspor CPO terus mengalami fluktuasi. Besarnya potensi dan kemampuan yang dimiliki harus diikuti oleh peningkatan kualitas, sehingga nantinya dapat berperan aktif dalam perdagangan internasional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran umum dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi daya saing ekspor komoditas CPO Indonesia di pasar dunia. Penelitian ini menggunakan data deret waktu dari tahun 1995 hingga 2021. Analisis daya saing yang didekati oleh Revealed Comparative Advantage (RCA) menerapkan metode first-order autoregressive error model. Hasil penelitian menunjukkan selama periode 1995-2021, daya saing ekspor CPO dan produksi CPO cenderung mengalami tren positif, FDI cenderung mengalami tren negatif, dan kurs riil cenderung berfluktuatif. Selanjutnya, kurs riil dan produksi CPO memengaruhi tingkat daya saing ekspor CPO Indonesia.
Cite
CITATION STYLE
Japany, A. M., Dino Pardede, M. E., Humaira, R., & Yuliana, R. (2023). Penerapan Model First-Order Autoregressive Error dalam Analisis Daya Saing Ekspor Crude Palm Oil Indonesia Tahun 1995-2021. Seminar Nasional Official Statistics, 2023(1), 807–816. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2023i1.1864
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.