AL-ADDAD: POLA UNIK BAHASA AL-QUR’AN

  • Jaeni M
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keunikan sistem semantik dalam bahasa Arab sangat menarik untuk dikaji, terutama mengenai relasional makna. Karena ada beberapa bagian sistem semantik Arab yang konsepnya berbeda dengan sistem semantik bahasa yang lain. Hubungan antar makna seperti yang dalam linguistik modern disebut sinonimi, polisemi, homonimi dan antonimi itu semua ditemukan dalam linguistik Arab, dan juga banyak didapati dalam bahasa al-Quran. Dengan demikian kajian-kajian semantik sebenarnya sudah lama ada dalam al-Qur’an jauh sebelum para ahli bahasa merumuskan konsep-konsep semantik modern. Dan justru sebaliknya, ada konsep relasional makna dalam bahasa Arab yang tidak didapati dalam telaah medan makna bahasa yang lain, diantaranya adalah al-ad?d?d. Terkait dengan posisi bahasa Arab sebagai bahasa al-Qur’an, keberadaan al-ad?d?d juga berpengaruh kepada penerjemahan dan penafsirannya. Eksistensi pola al-ad?d?d dalam al-Qur’an merupakan salah satu bukti bahwa al-Qur’an memiliki kelebihan dari segi kebahasaan (al-I’j?z al-Lughawy).

Cite

CITATION STYLE

APA

Jaeni, M. (2017). AL-ADDAD: POLA UNIK BAHASA AL-QUR’AN. RELIGIA, 13(1). https://doi.org/10.28918/religia.v13i1.174

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free