Percontohan Placemaking Melalui Narasi Ruang Publik Lorong Bintan

  • Winandari M
  • Wijayanto P
  • Setiadi V
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Lingkungan permukiman Lorong Bintan merupakan permukiman tua bersejarah di Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Sebagai kawasan pusaka, permukiman yang mayoritas penghuninya adalah etnis Tionghoa ini mengalami penurunan kualitas lingkungan. Kondisi ini menyebabkan kawasan kurang terawat dan kotor di beberapa lokasi. Bangkitnya kesadaran penghuni akan tingginya sejarah dan peninggalan pusaka di lingkungan permukiman mereka menyebabkan Kawasan tersebut mulai berbenah diri. Pemahaman  mengenai potensi lingkungan sebagai lingkungan pusaka serta pengetahuan dan ketrampilan mengenai  penataan kawasan pusaka melalui kegiatan pendukung kawasan sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menghidupkan kawasan. Pendekatan placemaking berdasar partisipasi masyarakat menjadi solusi yang dianggap tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sasaran PKM adalah peningkatan kualitas lingkungan permukiman di Kawasan Lorong Bintan. Tujuan PKM adalah memberikan percontohan placemaking secara partisipatif melalui narasi sejarah Kawasan Lorong Bintan. Metode yang dilakukan adalah pendampingan perencanaan dan perancangan placemaking. Peserta percontohan adalah pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjung Pinang Kota, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Hasil program menunjukkan bahwa rasa memiliki warga terhadap asset pusaka di lingkungannya dapat ditingkatkan melalui percontohan placemaking ruang publik. Bukti rasa memiliki tersebut ditunjukkan dengan pembuatan mural di dinding bangunan di Lorong Bintan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Winandari, M. immaculata ririk, Wijayanto, P., Setiadi, V. S., Pekerti, M. A., & Eki, A. O. T. (2023). Percontohan Placemaking Melalui Narasi Ruang Publik Lorong Bintan. JUARA: Jurnal Wahana Abdimas Sejahtera, 103–110. https://doi.org/10.25105/juara.v4i2.14884

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free