PEMAKNAAN DAN RESEPSI FUNGSIONAL TRADISI RUTINITAS IDUL FITRI: STUDI LIVING QUR’AN MENGUNJUNGI RUMAH DAN MAKAM ULAMA’ DI DESA KOTO PADANG

  • Mandala I
  • Admizal I
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak: Kemampuan masyarakat Islam dalam memahami al-Qur’an dan Hadist telah memunculkan berbagai bentuk pemahaman dengan ragam praktik. Respon masyarakat dalam suatu wilayah terhadap praktik agama seringkali membudaya hingga menjadi tradisi masyarakat. Seperti pemahaman terhadap teks al-Qur’an dan Hadist mengenai penyambutan serta pelaksanaan amalan pada hari kemenangan umat Islam (Idul Fitri). Melaksnakan shalat, mendengarkan khutbah, ziarah kubur, silaturahmi dan lainnya menghiasi hari Idul Fitri di berbagai penjuru Indonesia. Praktik pemaknaan hari Idul Fitri di Desa Koto Padang menjadi perhatian khusus dalam penelitian ini, sebab sebelum pelaksanaan shalat Idul fitri terdapat suatu tradisi penghormatan terhadap ulama terdahulu yang memiliki kontribusi besar dalam perkembangan Ilmu agama Islam di wilayah ini. Bentuk sikap menghormati dan mengenang ulama tersebut di aktualisasikan masyarakat dalam praktik mengunjungi dan melaksanakan shalat sunnah di rumah ulama tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan berdo’a atau ziarah di pemakaman ulama yang bernama Syekh Haji Ismail tersebut. Menariknya, tradisi ini tidak dilakukan secara individu. Melainkan dilakukan oleh jama’ah dan petugas shalat Idul Fitri. Secara pemahaman masyarakat setempat, fenomena ini merupakan bentuk dari pemaknaan terhadap al-Qur'an dan Hadist yang direalisasikan dalam bentuk praktik. Dalam menganalisis fenomena pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif model pendekatan living Qur’an dan fenomenologi. Dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Tujuan dari penelitian ini yakni suatu upaya mengungkapkan resepsi masyarakat dan keterkaitan tradisi ini terhadap pemaknaan ayat tertentu sebagai landasan dalam pelaksanaan tradisi rutinitas ini. Pemaknaan masyarakat terhadap tradisi ini memiliki nilai fungsional dan spiritual yang meliputi tindakan menghormati ulama, tawassul, silaturahmi, dan intropeksi diri (mengingat kematian)

Cite

CITATION STYLE

APA

Mandala, I., & Admizal, I. (2023). PEMAKNAAN DAN RESEPSI FUNGSIONAL TRADISI RUTINITAS IDUL FITRI: STUDI LIVING QUR’AN MENGUNJUNGI RUMAH DAN MAKAM ULAMA’ DI DESA KOTO PADANG. Farabi, 20(2), 180–198. https://doi.org/10.30603/jf.v20i2.4172

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free