Kualitas Fisik Air, Kejadian Diare Dengan Stunting Pada Balita di Puskesmas Arso Kota

  • Irawan A
  • Hastuty H
N/ACitations
Citations of this article
211Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Balita yang stunting merupakan hasil dari masalah gizi kronis sebagai akibat dari asupan makan yang kurang, ditambah dengan penyakit infeksi, dan masalah lingkungan. Keadaan lingkungan fisik dan sanitasi di sekitar rumah sangat memengaruhi kesehatan penghuni rumah tersebut termasuk status gizi anak balita Salah satu faktor tidak langsung penyebab stunting adalah water, sanitation and hygiene (WASH), yang terdiri dari sumber air minum, kualitas fisik air minum, kepemilikan jamban dan hygiene yaitu kebiasaan cuci tangan. WASH mempengaruhi status gizi stunting pada balita yaitu melalui penyakit infeksi yang dialami. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan kualitas fisik air dan kejadian diare dengan stunting di Puskesmas Arso Kota. Disain penelitian menggunakan cross sectional dengan subyek sebanyak 45 responden. Responden dengan kualitas fisik air yang memenuhi syarat sebanyak 33(73,3%) responden, sedangkan balita yang memiliki riwayat kejadian diare sebanyak 30 (66,7%) responden. Tidak ada hubungan kualitas fisik air dengan stunting (p=0,496). Ada hubungan kejadian diare dengan stunting (p=0,007).

Cite

CITATION STYLE

APA

Irawan, A., & Hastuty, H. S. B. (2022). Kualitas Fisik Air, Kejadian Diare Dengan Stunting Pada Balita di Puskesmas Arso Kota. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(1), 130–134. https://doi.org/10.25311/keskom.vol8.iss1.1119

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free