EDUKASI PELESTARIAN WARISAN BUDAYA TAK BENDA PADA MASYARAKAT NAGARI SIJUNJUNG, SUMATERA BARAT

  • Meigalia E
  • Putra Y
  • Bahren B
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Nagari Sijunjung mulai menjadi perhatian berbagai pihak sejak adanya upaya untuk mendaftarkan Jorong Padang Ranah dan Tanah Bato sebagai warisan dunia dan perkampungan adat. Kedua wilayah ini memiliki banyak rumah gadang yang menjadi salah satu dasar penting untuk pendaftaran tersebut. Namun di samping rumah gadang dan arsitektur fisiknya, Nagari Sijunjung, khususnya Padang Ranah dan Tanah Bato menyimpang banyak sekali warisan budaya tak benda yang tersimpan dalam ingatan sebagian kecil masyarakatnya. Warisan budaya tak benda ini pun terabaikan dan dilupakan, padahal dapat menjadi bagian penting juga untuk pendaftaran tersebut ke UNESCO. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat Padang Ranah dan Tanah Bato mengenai pentingnya warisan budaya tak benda yang mereka miliki, dan mendokumentasikan warisan budaya tak benda yang ada di Padang Ranah dan Tanah Bato, Nagari Sijunjung. Kegiatan ini dilakukan di Padang Ranah dan Tanah Bato Nagari Sijunjung, Sumatera Barat. Metode yang digunakan pada penyuluhan ini adalah ceramah dan diskusi. Kegiatan ini juga dilakukan pendokumentasian dengan menghasilkan arsip budaya tak benda. Hasil kegiatan yang diperoleh yaitu kegiatan penyuluhan dan pendokumentasian yang telah dilaksanakan masyarakat Padang Ranah dan Tanah Bato mampu memahami dan juga mulai mendokumentasikan menjadi produk budaya tak benda yang mereka miliki. Mereka juga tidak ragu untuk mewariskannya pada generasi muda agar tidak punah begitu saja. Upaya pengarsipan juga diperlukan sebagai dokumen pendukung keberadaan warisan budaya yang dimiliki oleh masyarakat tersebut. Melalui kegiatan ini masyarakat Padang Ranah dan Tanah Bato diharapkan memahami dan juga mulai menjadi produk budaya tak benda yang mereka miliki.Nagari Sijunjung has become a concern of various parties since registering Jorong Padang Ranah and Tanah Bato as world heritage and traditional villages. Both regions have many big houses, which is one of the essential bases for registration. However, apart from the big houses and their physical architecture, Nagari Sijunjung, especially Padang Ranah and Tanah Bato, have much intangible cultural heritage stored in the memory of a small part of the community. This intangible cultural heritage is neglected and forgotten, even though it can be an essential part of the registration to UNESCO. This activity aims to provide knowledge and understanding to the people of Padang Ranah and Tanah Bato about the importance of their intangible cultural heritage and document the intangible cultural heritage that exists in Padang Ranah and Tanah Bato, Nagari Sijunjung. This activity was carried out in Padang Ranah and Tanah Bato Nagari Sijunjung, West Sumatra. The methods used in this counseling are lectures and discussions. Documentation of this activity is also carried out by producing intangible cultural archives. The results of the activities obtained are counseling and documentation activities carried out by the people of Padang Ranah and Tanah Bato. They can understand and begin to document the intangible cultural products they have. They also do not hesitate to pass it on to the younger generation, so they do not just disappear. Archiving efforts are also needed as supporting documents for the existence of cultural heritage owned by the community. Through this activity, the people of Padang Ranah and Tanah Bato are expected to understand and also begin to become products of their intangible culture.

Cite

CITATION STYLE

APA

Meigalia, E., Putra, Y. S., & Bahren, B. (2021). EDUKASI PELESTARIAN WARISAN BUDAYA TAK BENDA PADA MASYARAKAT NAGARI SIJUNJUNG, SUMATERA BARAT. BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN, 4(1), 65–70. https://doi.org/10.25077/bina.v4i1.298

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free