Abstract
Tingkat penularan penyakit COVID-19 pada anak-anak di Indonesia tergolong cukup tinggi. Anak merupakan individu yang riskan dalam penularan COVID-19 karena belum terbentuknya kedewasaan berpikir mengenai bahaya penularan penyakit dan cenderung abai terhadap protokol kesehatan. Penularan COVID-19 di suatu area diawali dengan adanya imported-case, yakni penularan dari daerah lain melalui orang terinfeksi yang berkunjung ke daerah tersebut. Tempat ibadah menjadi sangat potensial untuk dikunjungi warga dari daerah luar kota, tidak terkecuali anak-anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan jumlah anak yang patuh dan tidak patuh dalam menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak di tempat ibadah selama pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Metode pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dan didapatkan sampel sebanyak 96 orang anak. Hasil pada penelitian ini adalah sebanyak 63,5% anak memakai masker, 38,5% anak mencuci tangan, dan 9,37% anak menjaga jarak. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat penerapan protokol kesehatan pada anak saat menjalankan ibadah masih sangat rendah, terutama jaga jarak atau physical distancing.
Cite
CITATION STYLE
Delima, A. A. (2022). Gambaran Kepatuhan Anak Terhadap Protokol Kesehatan dalam Menjalankan Ibadah di Era Pandemi COVID-19. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(1), 106–111. https://doi.org/10.56248/educativo.v1i1.15
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.