Abstract
Penyeimbangan beban pada dasarnya adalah memberikan beban pada transformator tersebut yang sesuai dengan kapasitasnya. Penyeimbangan beban ini dilakukan pada Trafo KA 0223 yang ditopang oleh Penyulang Bunisari dan dialiri daya oleh GI Pesanggaran. Trafo ini terletak di Jalan Kubu Anyar Legian Kuta dengan daya terpasang sebesar 200 kVA. Merk trafo yang digunakan adalah Starlite. Jumlah pelanggan pada trafo KA 0223 sebanyak 173 pelanggan. Pengukuran arus bebannya dilakukan pada saat beban puncak yaitu pada malam hari. Data – data hasil pengukuran selanjutnya diolah menggunakan metode Fuzzy untuk mendapatkan hasil yang seimbang. Persentase ketidakseimbang beban menurut ANSI/IEEE Std 446-1987 adalah 5% dan mengetahui titik pelanggan yang harus ditambahkan atau dikurangkan. Data yang digunakan hasil pengukuran pada tahun 2015 yaitu pada bulan Januari dan Juni, tahun 2016 pada bulan Januari dan Juni, tahun 2017 pada bulan Januari. Hasil pengukuran pada tahun 2017 bulan Januari semester 1 persentase ketidakseimbangan beban sebelum menggunakan metode Fuzzy sebesar 13.5 %. Setelah menggunakan metode Fuzzy, persentase ketidakseimbangan beban jauh lebih baik dari sebelumnya yaitu sebesar 2.5%. Hasil pengukuran tahun 2015 semester 2 dikatakan seimbang, karena persentase ketidakseimbangan bebannya sama dengan 5 %. Setelah menggunakan metode Fuzzy, persentase ketidakseimbangan beban jauh lebih baik dari sebelumnya yaitu sebesar 2.2%. Hal ini membuktikan bahwa program dapat bekerja pada saat sistem seimbang dan pada saat sistem tidak seimbang.
Cite
CITATION STYLE
SURYAWAN, I. P. W., Amrita, A. A. N., & Setiawan, W. (2018). ANALISIS PENYEIMBANGAN BEBAN PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI MENGGUNAKAN METODE FUZZY. Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, 17(1), 141. https://doi.org/10.24843/mite.2018.v17i01.p19
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.