CIVIL SOCIETY – MILITER DALAM MENCAPAI KETAHANAN PANGAN DI JAWA TIMUR

  • Mujiburrohman M
N/ACitations
Citations of this article
63Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini membahas ketahanan pangan sebagai isu sentral dalam konteks pembangunan nasional dengan mengutamakan kolaborasi antara militer dan masyarkat sipil. Kecukupan persediaan pangan bukan merupakan indikator utama bahwa suatu negara memiliki ketahanan pangan yang kuat baik di tingkat nasional maupun di tingkat daerah. Kuantitas persediaan pangan harus diimbangi dengan kualitas pangan yang dapat memenuhi kebutuhan gizi setiap penduduk. Penelitian ini menggunakan pendekatan explanatory research untuk mengidentifikasi hubungan kausalitas atas posisi dan peran masyarakat sipil dan negara terkait dengan penguatan ketahanan pangan di daerah. Dalam penelitian ini, dilaksanakan Community Studies, serta Stakeholders studies yang dimaksudkan untuk mendapatkan data terkait kepentingan strategi dari pembuat kebijkan tentang berbagai regulasi, kebijakan maupun implementasi dari kebijakan yang berhubungan dengan berbagai aspek. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi Civil Society dan Militer dalam mewujudkan ketahanan pangan menjadi penunjang utama dalam pelembagaan ketahanan pangan dan menjaga sustainability ketahanan pangan hingga level terendah, khsususnya di masa pandemi membatasi pergerakan dan keluwesan kebijakan ketahanan pangan terdahulu.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mujiburrohman, M. A. (2021). CIVIL SOCIETY – MILITER DALAM MENCAPAI KETAHANAN PANGAN DI JAWA TIMUR. KYBERNAN: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 12(2), 81–93. https://doi.org/10.33558/kybernan.v12i2.3142

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free