Abstract
Jagung manis merupakan tanaman pangan yang menduduki peringkat ketiga setelah gandum dan padi. Produksi jagung telah menurun secara signifikan sementara permintaan cukup tinggi. Oleh karena itu, dalam makalah ini penulis ingin mengetahui pengaruh pemberian kompos kotoran ayam dan limbah kayu putih terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis (Zea mays sacharata Sturt). Eksperimental Rancangan yang digunakan adalah RAK Faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu ayam kompos kotoran ternak dan limbah kayu putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis ayam pupuk kandang sebanyak 20 ton/ha memberikan hasil terbaik pada fase vegetatif tinggi tanaman (191,11 cm), fase generatif 20 ton/ha memberikan hasil terbaik dengan bobot tongkol tanpa sekam (214,10 gram). Pada fase generatif lainnya dosis ayam 15 ton/ha Pupuk kandang memberikan hasil terbaik pada panjang tongkol tanpa sekam (30,02 cm). Disana ada interaksi antara kompos kotoran ayam dan limbah kayu putih.
Cite
CITATION STYLE
Rahminah, S., Fatmawaty, A. A., Hermita, N., & Hasyim, A. (2023). RESPON PEMBERIAN PUPUK KOTORAN AYAM DAN KOMPOS LIMBAH KAYU PUTIH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata. Sturt). Partner, 28(2), 210. https://doi.org/10.35726/jp.v28i2.7149
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.