Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Cabai Katokkon (Capsicum chinense Jacq.) di Ketinggian 600 Meter dan 1.200 Meter di atas Permukaan Laut

  • Flowrenzhy D
  • Harijati N
N/ACitations
Citations of this article
191Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Brawijaya, Malang 65145, Jawa Timur, Indonesia. Telp. & Fax: +62-341-575840. Alamat korespondensi * : nharijati@g.mail.com ABSTRAK Cabai katokkon (Capsicum chinense Jacq.) adalah flora spesifik lokasi di Indonesia yang banyak ditemukan di dataran tinggi Toraja-Sulawesi Selatan pada ketingian 800-1.800 meter di atas pemukaan laut (m dpl). Tanaman ini berpotensi ekstensifikasi di luar habitat aslinya, di dataran yang tersedia luas di Indonesia. Penelitian ini bersifat eksperimen semu dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produktivitas cabai katokkon pada ketinggian tempat yang berbeda (600 m dpl dan 1200 m dpl). Jumlah tanaman tiap perlakuan sebanyak 30 tanaman. Khusus untuk pengukuran data fase vegetatif, diambil 10 sampel secara acak. Data kuantitatif yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Independent T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketingggian tempat tidak berpengaruh pada tinggi tanaman dan diameter batang utama cabai katokkon. Ketinggian tempat berpengaruh terhadap waktu berbunga dan berbuah serta produktivitas cabai. Cabai katokkon berbunga dan berbuah lebih cepat di ketinggian 1.200 m dpl dibandingkan pada ketinggian 600 m dpl. Produktivitas cabai katokkon di ketinggian 1.200 m dpl sebesar 916,3-1.089,3 g/tanaman, sedangkan pada ketinggian 600 m dpl sebesar 661,9-989,8 g/tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas cabai katokkon di ketinggian tempat 1.200 m dpl lebih tinggi dibandingkan pada ketinggian 600 m dpl. Ekstensifikasi cabai katokkon dapat dilakukan di kedua ketinggian tempat, namun dataran tinggi adalah tempat yang paling sesuai untuk pembudidayaan cabai katokkon. Kata kunci: Ekstensifikasi, katokkon, produktivitas, ketinggian tempat ABSTRACT Katokkon pepper (Capsicum chinense Jacq.) is pepper which is found in highlands of Toraja-South Sulawesi on 800-1800 m asl. This plant is potentially extent cultivation outside their habitat, i.e. in high-medium lands which is widely available in Indonesia. This research used quasi-experiment design with quantitative approaches. The research aimed to evaluate growth and yield of Capsicum chinense as well as their morphological performance in two different altitudes (600 m asl and 1200 m asl). Thirty plants of Capsicum chinense were planted at each altitude. Specifically, 10 plants were randomly taken at each trial for measurement of vegetative character (plant height and m…

Cite

CITATION STYLE

APA

Flowrenzhy, D., & Harijati, N. (2017). Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Cabai Katokkon (Capsicum chinense Jacq.) di Ketinggian 600 Meter dan 1.200 Meter di atas Permukaan Laut. Biotropika, 5(2), 44–53. https://doi.org/10.21776/ub.biotropika.2017.005.02.2

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free