PENERAPAN SAFETY AWARENESS (K3) DAN PENERAPAN 5R PADA UMKM DUTA BAWANG SEMARANG

  • Sagaf M
  • Yunia Wahyu Wijayani
  • Akhmad Syakhroni
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, namun masih banyak pelaku usaha yang kurang memperhatikan aspek keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) serta budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Kondisi ini terlihat pada UMKM Duta Bawang yang dalam proses produksinya masih minim penerapan K3, belum konsisten menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), dan belum menerpakan prinsip 5R secara optimal. Hal tersebut berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan kerja, dan menurunkan efektivitas produksi. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, dilakukan sosialisasi penerapan safety awareness (K3) dan 5R. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran pekerja terhadap pentingnya keselamatan kerja,yaitu terlihat dari keterlibatan aktif peserta dalam sesi sosialisasi. Penerapan sederhana kepada UMKM Duta Bawang berupa penggunaan masker, hairnet, serta penataan lingkungan kerja dengan prinsip 5R mampu menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman, aman, dan produktif. Sosialisasi ini membuktikan bahwa penerapan safety awareness (K3) dan 5R dapat dijalankan secara bertahap sesuai dengan kondisi di UMKM Duta Bawang Semarang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sagaf, M., Yunia Wahyu Wijayani, Akhmad Syakhroni, Syahrendra Ario Bramantyo, Ramadhan Hafidz, & Althesa Androva. (2025). PENERAPAN SAFETY AWARENESS (K3) DAN PENERAPAN 5R PADA UMKM DUTA BAWANG SEMARANG. BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 5(2), 1155–1161. https://doi.org/10.36378/bhakti_nagori.v5i2.4909

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free