Abstract
Good pharmacy practice (GPP) merupakan standar kefarmasian yang dilaksanakan oleh apoteker dalam melakukan pelayanan kesehatan. Apoteker sebagai pelaksana GPP masih belum dilakukan dengan tepat karena lama kehadiran di apotek tidak sesuai dengan aturan. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan kehadiran apoteker dengan implementasi GPP. Penelitian ini menggunakan rancangan survei cross-sectional. Data dikumpulkan pada bulan Februari-April 2019 di Kota Denpasar menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji binary logistic. Hasil penelitian menunjukkan kehadiran apoteker memberikan pengaruh yang signifikan terhadap implementasi GPP (P<0.05). Kehadiran apoteker di apotek meningkatkan keamanan sistem pengadaan obat melalui jalur resmi dan interaksi dengan pasien tanpa melihat status sosial. Perlu perhatian khusus untuk meningkatkan pelaporan efek samping obat dan pencatatan medis pasien melalui jadwal praktik yang sesuai dengan standar pelayanan kefarmasian
Cite
CITATION STYLE
Arimbawa, P. Eka., Satrya Dewi, D. A. P., & Purwa Hita, I. P. G. A. (2021). Kehadiran Apoteker dan Implementasi Good Pharmacy Practice (GPP) Di Apotek Kota Denpasar. Window of Health : Jurnal Kesehatan, 57–64. https://doi.org/10.33096/woh.v4i1.686
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.