PENDIDIKAN TAHFIZ ANAK USIA DINI (TAUD)

  • Rifa'i A
N/ACitations
Citations of this article
66Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada awal perkembangan anak adalah masa yang sangat penting, jika anak pada masanya sudah ditanami agama serta mencintai al-Quran sejak dini maka besarnya akan menjadi anak yang berpikir cerdas, daya hafal yang kuat dan dapat mengamalkan kandungan al-Quran. Dengan itu akan terbentuk insan yang berakhlakul karimah. Pendidikan agama bagi seorang anak merupakan hal yang penting karena bekal bagi kehidupan mereka nantinya. Al-Quran merupakan kitab umat islam dimana anak harus bisa membaca dan mempelajarinya. Di antara  pelajaran yang terkait dengan mempelajari Al Qur’an adalah Pendidikan Tahfiz Anak Usia Dini. Tahfizh Al Qur’an merupakan pelajaran  termudah bagi anak-anak. Sebab  program Tahfizhul Qur’an teknik belajarnya sederhana. Cukup dengan mendengar dan mengucapkan secara berulang, baik itu mendengar bacaan kita sendiri ataupun mendengar bacaan orang lain. Yang terpenting bacaan yang didengar tersebut adalah bacaan yang benar, supaya hafalan Al Qur’annya juga benar. Semakin intensif anak-anak mendengar bacaan Al Qur’an setiap harinya, secara konsisten dan kontinu,  maka hafalan Al Qur’annya  akan semakin mudah dan semakin cepat. Sehingga tidak mustahil anak-anak bisa hafal Al Qur’an 30 juz sebelum mereka beranjak dewasa

Cite

CITATION STYLE

APA

Rifa’i, A. (2018). PENDIDIKAN TAHFIZ ANAK USIA DINI (TAUD). Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 113. https://doi.org/10.35931/aq.v0i0.6

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free