Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan minat belajar siswa, semangat kewirausahaan dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran teaching factory. Penelitian ini adalah true experiment design dengan Pretest Posttest Control Group Design. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis menggunakan Independen Sample T-tes berfungsi untuk membandingkan nilai posttest kelas kontrol dengan nilai posttest kelas eksperimen dan Paired Sample T-tes berfungsi untuk membandingkan nilai pretest kelas eksperimen dengan nilai posttest kelas eksperimen. Hasil analisis menggunakan statistik deskriptif. Nilai signifikansi pada hasil uji Independent Sample T-test sebesar 0,001 pada kelas kontrol nilai rerata posttest 75,86% dan posttest kelas eksperimen 82,19% jadi Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai signifikansi pada hasil uji Paired Sample T-test sebesar 0,000 pada kelas eksperimen nilai rerata pretest 57,43% dan posttest kelas eksperimen 77,83% jadi Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Teaching Factory dapat meningkatkan minat belajar, semangat kewirausahaan dan hasil belajar siswa.
Cite
CITATION STYLE
Sukarna, G. P. D., Suartana, I. K., & Gotama, P. A. P. (2023). Perbedaan Minat Belajar, Semangat Kewirausahaan dan Hasil Belajar Siswa melalui Penerapan Model Pembelajaran Teaching Factory Kompetensi Keahlian Tata Boga di SMKS Wira Bhakti Denpasar. JAKADARA: JURNAL EKONOMIKA, BISNIS, DAN HUMANIORA, 2(3). https://doi.org/10.36002/jd.v2i3.2675
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.