FANATISME PENGGEMAR K-POP INDONESIA: IDENTITAS FANDOM, TIPE KEPRIBADIAN, DAN PEMUJAAN SELEBRITAS PADA PENGGEMAR K-POP

  • Handoko F
  • Rahaju S
  • Siaputra I
N/ACitations
Citations of this article
289Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Jumlah penggemar K-pop di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun, sehingga menekankan pentingnya studi-studi dilakukan untuk mengeksplorasi dinamika psikologis. Studi ini berfokus mengeksplorasi apakah terdapat peran identitas fandom (identitas komunitas penggemar) dan kepribadian menurut model Big Five terhadap tingkat pemujaan selebritas pada penggemar K-pop di Indonesia. Partisipan penelitian ialah 716 penggemar K-pop di Indonesia (Musia=20.78; SDusia=1.57) yang dikumpulkan dengan teknik purposive sampling. Partisipan mengisi alat ukur Celebrity Attitude Scale, BFI-2 Short Version dan Skala Identitas Fandom. Data penelitian tidak lulus uji asumsi sehingga uji regresi tidak dapat dilakukan dan dianalisis dengan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan hubungan adekuat antara identitas fandom dengan tingkat pemujaan selebritas, sedangkan hanya dimensi neurotisisme yang ditemukan berkorelasi rendah dengan tingkat pemujaan selebritas. Ada indikasi identitas fandom lebih berhubungan dengan perilaku pemujaan selebritas dibandingkan kepribadian model Big Five. Hal ini menjelaskan bahwa fanatisme lebih berhubungan dengan aksi kelompok dibandingkan dengan kecenderungan individu.

Cite

CITATION STYLE

APA

Handoko, F. A., Rahaju, S., & Siaputra, I. B. (2024). FANATISME PENGGEMAR K-POP INDONESIA: IDENTITAS FANDOM, TIPE KEPRIBADIAN, DAN PEMUJAAN SELEBRITAS PADA PENGGEMAR K-POP. Jurnal Psikologi Ulayat. https://doi.org/10.24854/jpu714

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free