Inovasi Pemanfaatan Limbah Jagung Dalam Mendukung Program Pertanian Berkelanjutan

  • Destiarini
  • Muhammad Al.hadad
  • Elis Yuni Astuti
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Desa Kungkilan memiliki potensi di bidang pertanian tanaman jagung, jagung adalah tanaman yang diambil bijinya dan menyisakan bonggolnya. Di desa Kungkilan bonggol jagung hanya dijadikan bahan bakar saja padahal bonggol jagung bisa dimanfaatkan dengan tepat dan akan bernilai sangat tinggi dan mengguntungkan masyarakat itu sendiri, pemanfaatannya menjadi media pertumbuhan jamur bonggol jagung. Hasil dari pertumbuhan jamur dapat diolah secara mandiri atau diperjual belikan di pasar- pasar luas, berdasarkan dari permasalahan diatas peneliti berinisiatif mengadakan pendampingan di desa kungkilan Kecamatan Sosoh Buay Rayap Kabupaten Ogan Komering Ulu dengan tujuan pemanfaatan dan mengadakan kegiatan Pelatihan Pengolahan Pembuatan Jamur Bonggol Jagung. Dan pemanfaatan bonggol jagung sendiri untuk mengurangi limbah hasil pertanian yaitu limbah hasil pertanian jagung. Kegiatan ini juga bertujuan sebagai pengetahuan dasar mengenai pengembangan potensi sumber daya alam yang ada di desa Kungkilan. Harapan dari kegiatan ini sebagai bentuk motivasi agar masyarakat lebih kreatif dalam menciptakan karya dalam bentuk media dan teknik budidaya jamur dengan memanfaatkan limbah dari hasil panen tanaman jagung.

Cite

CITATION STYLE

APA

Destiarini, Muhammad Al.hadad, Elis Yuni Astuti, Dina Lorenza, & Belta Sera. (2025). Inovasi Pemanfaatan Limbah Jagung Dalam Mendukung Program Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA), 1(2), 118–128. https://doi.org/10.71200/diasya.v1i2.109

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free