Keefektifan Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis

  • Rofiq M
N/ACitations
Citations of this article
398Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan sesuatu yang sangat penting yang harus dimiliki oleh anak. Mata pelajaran IPS terdapat materi yang dapat mengarahkan siswa untuk berpikir kritis. Pretest yang dilakukan di kelas V di SDN Todanan I, diperoleh data bahwa 44,8% atau 13 orang siswa mencapai KKM saat mengerjakan tes kemampuan berpikir kritis. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen dan menganalisis keefektifan model Problem Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Desain penelitian ini menggunakan bentuk quasi eksperimental design dengan tipe nonequvalent control group design. Instrumen penelitian ada dua macam yaitu instrumen pelaksanaan pembelajaran dan instrumen pengumpul data. Metode pengumpulan data menggunakan soal tes berpikir kritis. Keefektifan pembelajaran ditunjukkan dengan ketuntasan belajar siswa mencapai 79% dan uji beda menunjukkan hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih baik kelas kontrol. Kemampuan berpikir kritis siswa meningkat sebesar 9,1. Simpulan penelitian ini adalah bahwa model PBL efektif terhadap hasil belajar IPS. Saran untuk penelitian selanjutnya yaitu perlu adanya penelitian lebih lanjut sebagai pengembangan dari penelitian ini pada materi pokok yang lain.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rofiq, M. A. (2019). Keefektifan Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran Dan Inovasi Pendidikan), 1(2), 20–25. https://doi.org/10.52005/belaindika.v1i2.14

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free